Description
Activated Carbon Filter Mild Steel PFI ACF Series merupakan pressure filtration system untuk water treatment industri yang menggunakan Granular Activated Carbon (GAC) sebagai media treatment. Sistem ini digunakan untuk membantu mengurangi taste, odor, dissolved organic material dan free chlorine, termasuk sebagai salah satu tahapan pretreatment sebelum Reverse Osmosis System.
PFI Filtration menyediakan Activated Carbon Filter dengan Mild Steel Tank dalam range ukuran 20 hingga 120 inch untuk kebutuhan commercial dan industrial water treatment. Untuk project berkapasitas besar, tersedia ACF Series ukuran 48, 54, 60, 72, 84, 96, 102 hingga 120 inch yang dapat dipilih berdasarkan required flow, treatment objective dan backwash requirement.
Apa Itu Activated Carbon Filter?
Activated Carbon Filter atau ACF merupakan sistem treatment menggunakan Granular Activated Carbon yang bekerja melalui proses adsorption terhadap komponen tertentu yang terdapat di dalam air.
Berdasarkan PFI ACF Series, penggunaan activated carbon ditujukan untuk membantu mengurangi taste, odor dan dissolved organic material. Salah satu aplikasi yang umum adalah free chlorine removal dari water supply sebelum air memasuki tahapan treatment berikutnya seperti Reverse Osmosis.
Kinerja Activated Carbon Filter dipengaruhi oleh kondisi feed water. Untuk mendapatkan performa yang baik, inlet water sebaiknya relatif bebas dari oil, turbidity dan iron. Untuk kebutuhan treatment chloramine, diperlukan pemilihan activated carbon yang sesuai dengan aplikasi tersebut.
Fungsi Activated Carbon Filter pada Water Treatment
Activated Carbon Filter dapat digunakan pada berbagai water treatment process dengan treatment objective yang berbeda.
Fungsi utamanya meliputi:
- membantu mengurangi taste dan odor;
- adsorption terhadap dissolved organic material;
- membantu mengurangi free chlorine;
- menjadi bagian dari pretreatment sebelum membrane system;
- memberikan treatment lanjutan setelah proses particulate atau turbidity filtration.
Pemilihan Activated Carbon Filter perlu disesuaikan dengan kualitas feed water dan target treatment. ACF bukan pengganti seluruh tahapan water treatment karena setiap contaminant mempunyai karakteristik dan metode treatment yang berbeda.
Cara Kerja Activated Carbon Filter
Air dialirkan ke dalam pressure vessel dan melewati bed Granular Activated Carbon. Selama contact dengan media, komponen tertentu dalam feed water berinteraksi dengan permukaan dan struktur pori activated carbon melalui proses adsorption.
Karena proses tersebut bergantung pada treatment objective dan contact dengan media, kapasitas operasi untuk odor & organic adsorption tidak selalu sama dengan kapasitas untuk dechlorination.
PFI ACF Series karena itu mempunyai parameter service flow tersendiri untuk kedua aplikasi tersebut. Perbedaan ini penting ketika engineer melakukan sizing Activated Carbon Filter karena pemilihan vessel tidak sebaiknya hanya didasarkan pada diameter tank atau maximum flow yang dapat melewati piping.
Setelah periode operasi tertentu, backwash digunakan sebagai bagian dari operational cycle untuk membantu menjaga kondisi media bed dan hydraulic performance.
Keunggulan PFI Activated Carbon Filter Mild Steel
PFI ACF Series dirancang sebagai industrial pressure filter dengan konstruksi Mild Steel Tank untuk kebutuhan water treatment project.
Standard construction PFI mencakup:
- Mild Steel pressure vessel;
- hand hole atau man hole;
- safety valve;
- manual multi-valve menggunakan ball valve atau butterfly valve;
- internal surface preparation dengan angle grinding dan rotary brushing;
- internal epoxy coating;
- external primary coating dan finished paint Danagloss;
- design mengacu pada ASME Section VIII Division 1.
Konfigurasi tersebut memberikan pilihan Activated Carbon Filter untuk kebutuhan building, Food & Beverage, Pharmaceuticals dan Oil Industry sebagaimana tercantum pada PFI technical data.
PFI ACF Series 20–120 Inch
PFI Filtration menyediakan range Activated Carbon Filter dari unit commercial hingga large industrial pressure vessel.
| Model | Tank Size | Activated Carbon Media |
|---|---|---|
| PFI ACF-20 | 20 × 54 inch | 5 cu.ft |
| PFI ACF-24 | 24 × 54 inch | 8 cu.ft |
| PFI ACF-30 | 30 × 54 inch | 12 cu.ft |
| PFI ACF-36 | 36 × 60 inch | 18 cu.ft |
| PFI ACF-42 | 42 × 60 inch | 24 cu.ft |
| PFI ACF-48 | 48 × 60 inch | 32 cu.ft |
| PFI ACF-54 | 54 × 60 inch | 40 cu.ft |
| PFI ACF-60 | 60 × 60 inch | 50 cu.ft |
| PFI ACF-72 | 72 × 60 inch | 70 cu.ft |
| PFI ACF-84 | 84 × 60 inch | 95 cu.ft |
| PFI ACF-96 | 96 × 60 inch | 125 cu.ft |
| PFI ACF-102 | 102 × 60 inch | 145 cu.ft |
| PFI ACF-120 | 120 × 60 inch | 200 cu.ft |
Range model dan media volume tersebut mengikuti PFI Activated Carbon Filter technical data.
Activated Carbon Filter 48–120 Inch untuk Project Industri
Untuk kebutuhan project industrial water treatment, range yang sangat relevan adalah ACF-48 hingga ACF-120.
Pilihan tersebut mencakup:
ACF-48, ACF-54, ACF-60, ACF-72, ACF-84, ACF-96, ACF-102 dan ACF-120.
Large Activated Carbon Filter dapat digunakan ketika project membutuhkan kapasitas treatment yang lebih besar, tetapi diameter vessel bukan satu-satunya parameter pemilihan. Engineer tetap perlu mempertimbangkan treatment objective, required service flow, media volume, available pressure, backwash requirement, piping dan konfigurasi plant.
Hal ini terutama penting pada ACF karena service flow untuk odor & organic adsorption berbeda dengan service flow untuk dechlorination.
Activated Carbon Filter sebagai Pretreatment Reverse Osmosis
Salah satu aplikasi penting Granular Activated Carbon adalah membantu mengurangi free chlorine dari feed water sebelum memasuki tahapan water treatment berikutnya seperti Reverse Osmosis.
Dalam suatu WTP, konfigurasi treatment dapat terdiri dari beberapa tahapan berbeda sesuai water analysis. Multimedia Sand Filter dapat digunakan untuk particulate dan turbidity filtration, sedangkan Activated Carbon Filter mempunyai fungsi adsorption dan dechlorination yang berbeda.
Setelah itu, treatment dapat dilanjutkan menuju cartridge filtration dan membrane system apabila diperlukan oleh design plant.
Aplikasi PFI Activated Carbon Filter
PFI Activated Carbon Filter dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan water treatment, antara lain:
- industrial water treatment plant;
- building water treatment;
- Food & Beverage;
- pharmaceutical industry;
- oil industry;
- utility water treatment;
- pretreatment Reverse Osmosis;
- project EPC dan contractor water treatment;
- existing WTP yang membutuhkan penambahan carbon treatment.
Aplikasi akhir dan pemilihan media tetap perlu ditentukan berdasarkan feed water condition, treatment objective dan required capacity.
Dengan range PFI ACF Series 20–120 inch, Activated Carbon Filter dapat dikonfigurasikan untuk kebutuhan commercial hingga large industrial water treatment dengan pemilihan vessel berdasarkan kebutuhan engineering masing-masing project.
Cara Memilih Activated Carbon Filter untuk Project
Pemilihan Activated Carbon Filter sebaiknya dimulai dari treatment objective dan kondisi feed water, bukan hanya berdasarkan diameter vessel atau nominal flow system.
Data engineering yang perlu dipertimbangkan antara lain:
- required service flow;
- tujuan treatment, seperti odor & organic adsorption atau dechlorination;
- kualitas dan karakteristik feed water;
- target kualitas outlet;
- media volume;
- available operating pressure;
- backwash flow requirement;
- ukuran inlet dan outlet piping;
- available backwash water dan drain capacity;
- jumlah vessel dan konfigurasi operasi;
- available installation space.
PFI ACF Series mempunyai service flow berbeda antara aplikasi Odor & Organic Adsorption dan Dechlorination. Karena itu, satu ukuran vessel dapat mempunyai operating capacity berbeda sesuai treatment objective yang dibutuhkan.
Service Flow PFI Activated Carbon Filter
Untuk project industrial, berikut service flow PFI ACF Series pada range 48–120 inch berdasarkan technical data PFI.
| Model | Odor & Organic Adsorption | Dechlorination | Backwash Flow | Pipe Size |
|---|---|---|---|---|
| PFI ACF-48 | 65 gpm | 125 gpm | 125 gpm | 3″ |
| PFI ACF-54 | 80 gpm | 160 gpm | 160 gpm | 3″ |
| PFI ACF-60 | 100 gpm | 200 gpm | 200 gpm | 3″ |
| PFI ACF-72 | 140 gpm | 280 gpm | 280 gpm | 3″ |
| PFI ACF-84 | 195 gpm | 385 gpm | 385 gpm | 4″ |
| PFI ACF-96 | 250 gpm | 500 gpm | 500 gpm | 6″ |
| PFI ACF-102 | 285 gpm | 570 gpm | 570 gpm | 6″ |
| PFI ACF-120 | 400 gpm | 800 gpm | 800 gpm | 6″ |
Service flow dan backwash requirement tersebut mengikuti PFI Activated Carbon Filter technical data.
Data tersebut menunjukkan mengapa sizing Activated Carbon Filter perlu dikaitkan langsung dengan fungsi treatment. Model yang sama tidak sebaiknya dinilai hanya berdasarkan satu angka kapasitas tanpa mengetahui apakah target utamanya adsorption atau dechlorination.
Odor & Organic Adsorption atau Dechlorination
PFI ACF Series membedakan kapasitas untuk Odor & Organic Adsorption dan Dechlorination karena keduanya mempunyai treatment objective yang berbeda.
Odor & Organic Adsorption
Pada aplikasi ini, Granular Activated Carbon digunakan untuk membantu mengurangi taste, odor dan dissolved organic material melalui proses adsorption.
Sizing perlu mempertimbangkan kebutuhan contact antara water dan activated carbon media sehingga required flow harus dikaitkan dengan treatment objective.
Dechlorination
Pada aplikasi dechlorination, Activated Carbon Filter digunakan untuk membantu mengurangi free chlorine dari water supply.
Aplikasi ini sangat relevan ketika downstream process mempunyai requirement terhadap chlorine, termasuk pada beberapa konfigurasi pretreatment Reverse Osmosis.
Karena treatment objective berbeda, engineer sebaiknya menentukan sejak awal apakah ACF digunakan terutama untuk organic adsorption, odor treatment, dechlorination atau kombinasi requirement tertentu.
Pemilihan ACF 48–120 Inch Berdasarkan Kebutuhan Project
Untuk industrial water treatment dengan kebutuhan kapasitas besar, PFI menyediakan beberapa pilihan large vessel.
ACF-48 hingga ACF-60 dapat digunakan pada project dengan kebutuhan intermediate capacity, sedangkan ACF-72 hingga ACF-120 memberikan pilihan untuk flow yang semakin besar.
Pemilihan model tetap perlu mempertimbangkan:
required flow → treatment objective → media volume → backwash requirement → piping → plant configuration.
Sebagai contoh, dua project dengan design flow yang sama belum tentu membutuhkan konfigurasi ACF yang sama apabila project pertama memprioritaskan organic adsorption sementara project kedua memerlukan dechlorination.
Karena itu, pemilihan berdasarkan angka flow saja dapat menghasilkan design yang tidak sesuai dengan treatment requirement.
Media Volume pada Activated Carbon Filter
Media volume meningkat seiring dengan ukuran PFI ACF Series.
Pada range project besar, ACF-48 menggunakan sekitar 32 cu.ft activated carbon media, sedangkan ACF-120 menggunakan sekitar 200 cu.ft. Di antara keduanya tersedia beberapa pilihan vessel sehingga engineer dapat menyesuaikan kapasitas dan media volume terhadap requirement plant.
Media volume menjadi parameter penting karena Activated Carbon Filter bekerja melalui interaksi antara water dan activated carbon.
Namun, volume carbon tidak sebaiknya digunakan sebagai satu-satunya dasar sizing. Jenis carbon, water characteristics, treatment objective, operating flow dan kondisi actual plant juga perlu diperhitungkan.
Backwash Requirement Activated Carbon Filter
Backwash merupakan bagian penting dalam engineering Activated Carbon Filter.
Semakin besar vessel, semakin besar pula kebutuhan backwash flow yang perlu disediakan. Berdasarkan PFI ACF Series, kebutuhan tersebut meningkat dari 125 gpm pada ACF-48 hingga 800 gpm pada ACF-120.
Karena itu, sebelum menentukan large ACF, engineer perlu memastikan bahwa sistem mempunyai kemampuan yang memadai untuk:
- menyediakan backwash water;
- menghasilkan required backwash flow;
- mengoperasikan valve sesuai sequence;
- mengalirkan backwash melalui piping;
- membuang backwash water melalui drain system yang memadai.
Large vessel yang secara service flow terlihat sesuai belum tentu menjadi pilihan terbaik apabila utility plant tidak dapat mendukung kebutuhan backwash-nya.
Single Activated Carbon Filter atau Multiple Unit Parallel
Untuk high-capacity water treatment plant, engineer dapat membandingkan penggunaan satu large Activated Carbon Filter dengan beberapa unit yang dioperasikan secara parallel.
Single large vessel dapat memberikan konfigurasi piping yang lebih sederhana pada aplikasi tertentu.
Sebaliknya, multiple vessel dapat memberikan fleksibilitas untuk pembagian flow, operational sequencing dan maintenance, tergantung filosofi operasi plant.
Pemilihannya perlu mempertimbangkan:
- total required flow;
- treatment objective;
- available space;
- backwash capacity;
- piping arrangement;
- operational flexibility;
- maintenance requirement;
- kebutuhan continuity selama service.
Karena itu, kebutuhan kapasitas besar tidak selalu berarti harus menggunakan satu vessel dengan diameter terbesar.
Activated Carbon Filter vs Multimedia Sand Filter
Activated Carbon Filter dan Multimedia Sand Filter mempunyai fungsi berbeda dan sebaiknya tidak dianggap sebagai equipment yang saling menggantikan.
Multimedia Sand Filter digunakan terutama untuk membantu mengurangi turbidity dan suspended particulate melalui layered depth filtration.
Activated Carbon Filter menggunakan Granular Activated Carbon untuk treatment seperti taste, odor, dissolved organic material dan free chlorine.
Pada water treatment plant, kedua sistem dapat digunakan secara berurutan apabila kondisi raw water dan treatment objective membutuhkannya.
Sedangkan keseluruhan kelompok pressure filtration tersebut dapat dilihat melalui:
Activated Carbon Filter untuk Pretreatment Reverse Osmosis
Activated Carbon Filter mempunyai aplikasi penting pada pretreatment Reverse Osmosis ketika treatment membutuhkan pengurangan free chlorine sebelum feed water memasuki membrane system.
Konfigurasi water treatment dapat berbeda berdasarkan sumber dan kualitas raw water. Salah satu rangkaian yang dapat digunakan apabila sesuai dengan hasil water analysis adalah:
Raw Water → Multimedia Sand Filter → Activated Carbon Filter → Cartridge Filtration → Reverse Osmosis
Dalam konfigurasi tersebut, setiap equipment mempunyai fungsi tersendiri. MSF menangani particulate dan turbidity filtration, ACF menjalankan carbon treatment, sedangkan cartridge filtration memberikan tahapan filtration berikutnya sebelum membrane.
Kondisi Feed Water untuk Activated Carbon Filter
PFI technical data menyebut inlet water untuk activated carbon sebaiknya relatif bebas dari oil, turbidity dan iron agar carbon dapat bekerja secara optimal.
Karena itu, ACF tidak sebaiknya ditempatkan hanya berdasarkan urutan equipment yang umum digunakan tanpa melihat kondisi actual raw water.
Apabila feed water mempunyai particulate atau turbidity yang signifikan, upstream filtration perlu dievaluasi terlebih dahulu.
Untuk feed water dengan karakteristik berbeda, treatment tambahan dapat diperlukan sebelum maupun setelah carbon filtration.
Activated Carbon untuk Free Chlorine dan Chloramine
Free chlorine dan chloramine tidak sebaiknya diperlakukan sebagai treatment requirement yang identik.
PFI technical data menyebut penggunaan activated carbon untuk free chlorine removal, sedangkan untuk chloramine tersedia kebutuhan specialty carbon.
Karena itu, ketika project mempunyai target chloramine treatment, pemilihan carbon media perlu dikonfirmasi secara khusus dan tidak cukup hanya menentukan ukuran vessel.
Informasi mengenai disinfectant yang digunakan pada feed water menjadi salah satu data penting ketika engineer melakukan design Activated Carbon Filter.
Aplikasi Activated Carbon Filter pada Industri
PFI ACF Series dapat digunakan pada berbagai water treatment application, termasuk Building, Food & Beverage, Pharmaceuticals dan Oil Industry sebagaimana tercantum pada technical data PFI.
Dalam praktik project, kebutuhan ACF dapat muncul pada:
- industrial water treatment plant;
- utility water system;
- process water treatment;
- pretreatment membrane system;
- commercial building water treatment;
- Food & Beverage water treatment;
- pharmaceutical water pretreatment;
- project EPC dan contractor WTP;
- upgrading existing water treatment plant.
Treatment objective dan sizing tetap perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing application.
Engineering Activated Carbon Filter untuk EPC dan Konsultan
Untuk kebutuhan EPC, consultant specification dan industrial project, pemilihan Activated Carbon Filter dapat dimulai dari design data seperti required capacity, raw water analysis, target treatment, operating pressure dan available utility.
Pada project baru, engineering juga perlu memperhitungkan media requirement, service flow, backwash capacity, piping connection serta footprint equipment.
Pada existing plant, data operating unit yang sudah terpasang dapat digunakan sebagai referensi untuk mengevaluasi kebutuhan penggantian atau peningkatan kapasitas.
PFI ACF Series memberikan pilihan mulai dari unit commercial hingga large Mild Steel Activated Carbon Filter 120 inch, sehingga konfigurasi dapat disesuaikan dengan requirement masing-masing water treatment project.
Maintenance Activated Carbon Filter
Maintenance Activated Carbon Filter diperlukan untuk menjaga hydraulic performance dan efektivitas carbon treatment selama unit beroperasi.
Kondisi activated carbon tidak hanya dipengaruhi oleh operating hours, tetapi juga oleh kualitas feed water, treatment objective, organic loading, chlorine loading, service flow dan kondisi operasi aktual.
Beberapa parameter yang dapat dipantau selama operasi meliputi:
- inlet dan outlet pressure;
- differential pressure;
- actual service flow;
- kualitas feed water;
- kualitas outlet sesuai parameter treatment;
- kondisi dan frekuensi backwash;
- perubahan taste atau odor apabila menjadi treatment objective;
- residual chlorine apabila ACF digunakan untuk dechlorination.
Pencatatan operating data secara berkala membantu operator mengetahui perubahan performa dibandingkan kondisi normal sistem.
PFI ACF Series menggunakan Mild Steel Tank dengan internal epoxy coating serta dilengkapi hand hole atau man hole untuk mendukung akses pemeriksaan sesuai kebutuhan maintenance.
Backwash Activated Carbon Filter
Backwash merupakan bagian penting dari operational cycle Activated Carbon Filter untuk membantu menjaga kondisi media bed dan hydraulic flow.
Kebutuhan backwash perlu diperhitungkan sejak tahap engineering karena semakin besar diameter vessel, semakin besar pula backwash water yang harus tersedia.
Untuk large industrial ACF, sistem pendukung perlu dievaluasi secara menyeluruh, termasuk:
- backwash pump capacity;
- available backwash water;
- valve arrangement;
- inlet dan outlet piping;
- drain capacity;
- operating sequence;
- available pressure.
Data backwash flow masing-masing PFI ACF Series telah dibahas pada Part 2 dan perlu digunakan sebagai salah satu parameter ketika menentukan ukuran vessel.
Backwash bukan berarti activated carbon kembali mempunyai adsorption capacity seperti carbon baru. Backwash terutama berkaitan dengan kondisi media bed dan hydraulic operation, sedangkan kemampuan adsorption carbon tetap perlu dievaluasi berdasarkan treatment performance.
Pemeriksaan Granular Activated Carbon
Granular Activated Carbon merupakan media utama dalam PFI ACF Series. Kondisi media perlu dievaluasi apabila terjadi perubahan performance yang konsisten.
PFI technical data menjelaskan bahwa activated carbon digunakan untuk membantu mengurangi taste, odor, dissolved organic material dan free chlorine. Untuk chloramine, diperlukan specialty carbon yang sesuai dengan treatment requirement.
Evaluasi media dapat mempertimbangkan:
- perubahan kualitas inlet dan outlet;
- residual chlorine pada aplikasi dechlorination;
- perubahan taste atau odor;
- organic loading;
- operating flow;
- operating hours;
- efektivitas backwash;
- kondisi fisik media;
- perubahan treatment requirement plant.
Karena fungsi activated carbon adalah adsorption, kondisi hydraulic yang terlihat normal tidak selalu berarti adsorption capacity media masih sama seperti saat awal operasi.
Kapan Activated Carbon Perlu Diganti?
Tidak ada satu interval penggantian activated carbon yang dapat diterapkan untuk seluruh water treatment plant.
Umur efektif carbon bergantung pada jenis media, feed water characteristics, contaminant loading, service flow, treatment objective dan operating hours.
Penggantian media perlu dievaluasi berdasarkan performance terhadap parameter yang memang menjadi target treatment.
Sebagai contoh, pada aplikasi dechlorination, monitoring chlorine sebelum dan setelah ACF dapat memberikan informasi yang lebih relevan dibandingkan menentukan penggantian media hanya berdasarkan umur kalender.
Pada aplikasi taste, odor atau organic treatment, evaluasi perlu disesuaikan dengan parameter dan target kualitas yang digunakan oleh plant.
Troubleshooting Activated Carbon Filter
Ketika performa Activated Carbon Filter berubah, pemeriksaan sebaiknya dilakukan terhadap sistem secara keseluruhan sebelum menentukan tindakan.
| Kondisi | Pemeriksaan Awal |
|---|---|
| Differential pressure meningkat | Periksa media bed, flow dan kebutuhan backwash |
| Service flow menurun | Periksa pressure, valve, piping dan kondisi media |
| Chlorine outlet meningkat | Evaluasi carbon performance, flow dan chlorine loading |
| Taste atau odor mulai muncul | Evaluasi adsorption performance dan kondisi media |
| Backwash tidak optimal | Periksa pump, available flow, valve dan drain |
| Performa cepat berubah | Periksa perubahan feed water dan operating condition |
| Media terbawa keluar | Evaluasi flow dan internal distribution system |
| Outlet tidak stabil | Bandingkan kualitas inlet, operating flow dan treatment performance |
Troubleshooting sebaiknya menggunakan actual operating data karena gejala yang sama dapat mempunyai penyebab berbeda.
Pengaruh Turbidity, Oil dan Iron terhadap Carbon Treatment
PFI technical data menyebutkan bahwa inlet water menuju activated carbon sebaiknya relatif bebas dari oil, turbidity dan iron untuk memperoleh performance yang optimal.
Karena itu, apabila feed water mempunyai suspended particulate atau turbidity yang signifikan, upstream filtration perlu dievaluasi sebelum ACF.
Urutan treatment tetap perlu ditentukan berdasarkan water analysis dan requirement plant, bukan semata-mata menggunakan konfigurasi yang sama untuk seluruh sumber air.
Penggantian Activated Carbon Filter Existing
PFI Filtration dapat membantu evaluasi kebutuhan penggantian Activated Carbon Filter existing pada industrial water treatment plant.
Data existing equipment yang sebaiknya tersedia meliputi:
- vessel diameter dan height;
- actual service flow;
- treatment objective;
- jenis activated carbon;
- media volume;
- inlet dan outlet connection;
- operating pressure;
- backwash capacity;
- kondisi feed water;
- target outlet;
- available installation space.
Jika nameplate, drawing atau datasheet unit existing masih tersedia, dokumen tersebut dapat digunakan sebagai referensi bersama actual operating data.
Penggantian unit tidak selalu harus menggunakan ukuran vessel yang identik. Apabila kapasitas produksi, feed water quality atau treatment requirement telah berubah, sizing ulang dapat dilakukan sebelum menentukan konfigurasi baru.
Activated Carbon Filter untuk Existing RO Plant
Pada existing Reverse Osmosis plant, Activated Carbon Filter dapat dievaluasi ketika pretreatment membutuhkan pengurangan free chlorine sebelum membrane system.
PFI technical data mencantumkan free chlorine removal sebagai salah satu aplikasi umum Granular Activated Carbon sebelum treatment berikutnya seperti Reverse Osmosis.
Apabila terjadi perubahan performa pada existing ACF, evaluasi perlu membedakan masalah pada vessel, hydraulic operation dan kondisi carbon media.
FAQ Activated Carbon Filter
Apa fungsi Activated Carbon Filter?
Activated Carbon Filter menggunakan Granular Activated Carbon untuk membantu mengurangi taste, odor, dissolved organic material dan free chlorine dari water supply.
Apa perbedaan Activated Carbon Filter dan Multimedia Sand Filter?
Multimedia Sand Filter terutama digunakan untuk membantu mengurangi turbidity dan suspended particulate melalui depth filtration.
Activated Carbon Filter mempunyai fungsi berbeda, yaitu carbon treatment melalui adsorption untuk target seperti taste, odor, dissolved organic material dan free chlorine.
Apakah Activated Carbon Filter dapat menghilangkan chlorine?
Granular Activated Carbon umum digunakan untuk membantu mengurangi free chlorine, termasuk sebagai pretreatment untuk water treatment process berikutnya.
Apakah Activated Carbon Filter dapat digunakan untuk chloramine?
PFI technical data menyebut specialty carbon untuk aplikasi chloramine. Karena itu, kebutuhan chloramine perlu diinformasikan sejak tahap pemilihan media dan tidak sebaiknya diasumsikan sama dengan free chlorine treatment.
Apakah Activated Carbon Filter dapat digunakan sebelum Reverse Osmosis?
Ya, Activated Carbon Filter dapat digunakan sebagai salah satu tahapan pretreatment ketika diperlukan free chlorine reduction sebelum RO. Keseluruhan pretreatment tetap ditentukan berdasarkan feed water analysis dan membrane requirement.
Apakah ACF harus dipasang setelah Multimedia Sand Filter?
Tidak selalu. Urutan equipment bergantung pada raw water quality dan treatment requirement. Namun, apabila feed water mempunyai turbidity atau suspended particulate yang perlu dikurangi, upstream particulate filtration dapat diperlukan sebelum carbon treatment.
Bagaimana menentukan ukuran Activated Carbon Filter?
Sizing perlu mempertimbangkan required service flow, treatment objective, feed water quality, media requirement, available pressure, backwash capacity, piping dan plant configuration.
PFI ACF Series juga membedakan service flow untuk Odor & Organic Adsorption dan Dechlorination, sehingga treatment objective perlu diketahui sebelum menentukan model.
Apakah tersedia Activated Carbon Filter Mild Steel ukuran besar?
Ya. PFI ACF Series tersedia hingga 120 inch, termasuk ACF-48, ACF-54, ACF-60, ACF-72, ACF-84, ACF-96, ACF-102 dan ACF-120 untuk kebutuhan project industrial.
Apakah backwash mengembalikan kemampuan adsorption carbon?
Backwash membantu menjaga kondisi media bed dan hydraulic performance. Kondisi adsorption capacity carbon tetap perlu dinilai berdasarkan treatment performance dan loading yang diterima selama operasi.
Mengapa Memilih PFI Activated Carbon Filter?
PFI Filtration menyediakan Activated Carbon Filter Mild Steel dengan pilihan model dari ACF-20 hingga ACF-120 untuk kebutuhan commercial dan industrial water treatment.
Untuk project dengan kapasitas besar, tersedia range vessel 48–120 inch yang memungkinkan engineer memilih konfigurasi berdasarkan treatment objective, required flow, media volume dan backwash requirement.
PFI ACF Series juga mempunyai data service flow yang dibedakan antara Odor & Organic Adsorption dan Dechlorination, sehingga pemilihan unit dapat dilakukan berdasarkan fungsi treatment yang dibutuhkan dan bukan hanya berdasarkan diameter vessel.
Dukungan engineering dapat dimulai dari review water analysis, design flow, target treatment, operating pressure, backwash availability serta existing equipment.
Distributor & Supplier Activated Carbon Filter Indonesia
PFI Filtration melayani kebutuhan distributor dan supplier Activated Carbon Filter Indonesia untuk industrial water treatment, WTP, EPC, contractor, consultant specification, procurement, OEM dan industrial end user.
PFI ACF Series menggunakan Mild Steel Tank dan tersedia dalam berbagai ukuran hingga 120 inch, termasuk pilihan large industrial vessel untuk kebutuhan project berkapasitas besar.
Dukungan dapat mencakup pemilihan model berdasarkan required service flow, treatment objective, kebutuhan dechlorination atau organic adsorption, media volume, backwash requirement serta evaluasi untuk penggantian Activated Carbon Filter existing.
Untuk project tender maupun pengadaan industrial, engineer dan procurement dapat mengirimkan water analysis, required capacity, technical specification atau data equipment existing sebagai dasar evaluasi.
Konsultasi Activated Carbon Filter untuk Project dan Tender
Untuk membantu menentukan PFI ACF Series yang sesuai, beberapa data awal yang dapat disiapkan adalah required capacity, raw water source, water analysis, target treatment, chlorine concentration apabila relevan, operating pressure, available backwash flow, connection size, jumlah unit dan installation space.
Pada project consultant atau EPC, technical specification dan process requirement dapat digunakan sebagai dasar untuk mengevaluasi vessel size, media requirement dan operating configuration.
Untuk existing plant, drawing, nameplate, datasheet dan operating data dari unit lama juga dapat membantu proses evaluasi.
PFI Filtration menyediakan Activated Carbon Filter dari commercial unit hingga large industrial Mild Steel ACF Series untuk kebutuhan water treatment plant, pretreatment dan project EPC.
Hubungi kami Filter Indonesia
Chat via WhatsApp : +62 813-8506-6789 (fast response)
















